You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 BPPBJ Gelar Bimtek Analisa Pasar
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

BPPBJ Gelar Bimtek Analisa Pasar

Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta, menggelar bimbingan teknis (bimtek) tentang analisa pasar di Gedung Blok H, Balai Kota DKI Jakarta.

Kegiatan kami lakukan agar para peserta dapat meningkatkan kompetensi yang dimiliki, sehingga bisa menjadi tenaga yang ahli di bidang pengadaan barang dan jasa

Sekretaris BPPBJ DKI, Agus Darmanto mengatakan, kegiatan ini diikuti 120 peserta dari kelompok kerja (pokja) pemilihan dan pegawai BPPBJ yang terbagi dalam empat angkatan dan tiap angkatan terdiri dari 30 peserta. Bimtek dilaksanakan mulai Senin (3/9) hingga Kamis (6/9).

Dijelaskan Agus, Bimtek analisa pasar ini bertujuan agar kelompok kerja pemilihan dapat mengenal tipe, karakter dan ciri-ciri pasar sehingga nantinya bisa membuat program dalam bidang pemasaran.  

30 Perwakilan SKPD/UKPD Ikut Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa

"Kegiatan kami lakukan agar para peserta dapat meningkatkan kompetensi yang dimiliki, sehingga bisa menjadi tenaga yang ahli di bidang pengadaan barang dan jasa," ujar Agus, Senin (3/9).

Selain itu, lanjut Agus, dari bimtek ini diharapkan para peserta juga dapat menganalisa Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Kemudian juga dapat menganilisa penawaran penyedia bila ada harga di bawah 80 persen, sehingga serapan anggaran dapat dipercepat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1184 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1164 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye950 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye935 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye848 personBudhi Firmansyah Surapati